Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit untuk Pelayanan Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.37034/jems.v7i3.101Keywords:
Efisiensi, Infrastruktur Teknologi, Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, Pelayanan Kesehatan, Implementasi KebijakanAbstract
Menurut teori implementasi kebijakan publik G. Edward III yang menekankan pentingnya komunikasi, disposisi, sumber daya, dan struktur birokrasi, penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kesehatan. Komunikasi yang sukses melalui pelatihan dan diskusi memastikan pemahaman kebijakan, sementara disposisi manajemen yang positif mendukung penerimaan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berdasarkan Peraturan Bupati No. 59 Tahun 2022 untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Implementasi dapat berjalan secara metodis dan progresif berkat organisasi birokrasi yang terdefinisi dengan baik dan infrastruktur teknologi yang memadai. Namun, masih ada masalah, seperti kebutuhan untuk memperluas bandwidth jaringan di unit operasi tinggi dan perbedaan dalam literasi teknologi profesional kesehatan. Dalam rangka meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, penelitian ini diharapkan dapat menawarkan saran untuk meningkatkan implementasi SIMRS di RSUD dr. Iskak Tulungagung melalui pelatihan teknologi, insentif, perbaikan infrastruktur, serta monitoring dan evaluasi berulang.
References
Presiden Republik Indonesia. (2018). Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung. (2022). Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 59 Tahun 2022.
Young, E., & Quinn, L. (2002). Writing Effective Public Policy Papers: A Guide for Policy Advisers in Central and Eastern Europe. Budapest: Open Society Institute.
Jenkins, W. I. (1978). Policy Analysis: A Political and Organisational Perspective. London: Martin Robertson.
Friedrich, C. J. (1963). Man and His Government: An Empirical Theory of Politics. New York: McGraw-Hill.
Anderson, J. E. (2003). Public Policymaking: An Introduction (4th ed.). Boston: Houghton Mifflin.
Nugroho, R. (2009). Kebijakan publik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Lasswell, H. D., & Kaplan, A. (1950). Power and Society: A Framework for Political Inquiry. New Haven, CT: Yale University Press.
Abdul Wahab, S. (2008). Policy analysis: From formula to implementation of state policy. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Winarno, B. (2007). Kebijakan Publik: Teori dan Proses (Edisi Revisi). Yogyakarta: Media Pressindo.
Edward III, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Washington, D.C.: Congressional Quarterly Press. No 14
Bogdan, R., & Taylor, S. (1975). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remadja Karya.
Moleong, L. J. (2014). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Darmadi, H. (2011). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). USA: Sage Publications.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.
Regent Regulation No. 59 of 2022 concerning Electronic-Based Government Systems (SPBE).
Winarno, B. (2005). Kebijakan Publik dan Implementasi Kebijakan. Yogyakarta: Media Pressindo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Musthofa Lutfi Nasution, Vip Paramarta, K Kosasih, Farida Yuliaty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





